logo
Bantuan bencana Manado diturunkan disalah satu rumah di Malendeng Residen. (Foto:Mike?
Sekitar Kita

Bantuan untuk Korban Bencana Manado Sebagian Disimpan di Malendeng Residen

  • Masyarakat yang menjadi korban banjir dan tanah longsor menaruh harapan besar untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah terutama untuk kebutuhan pokok pasca bencana.
Sekitar Kita
Mike

Mike

Author

MANADO -- Sebuah pemandangan aneh terjadi ditengah harapan masyarakat mendapatkan bantuan dari pemerintah pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Manado.

Sebuah mobil double cabin bertuliskan Dinsos terpantau menurunkan sejumlah bantuan dari Kementerian Sosial RI, di salah satu rumah di perumahan Malendeng Residen, Kamis 27 Maret 2025 sore.

Sejumlah bantuan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, kasur dan lainnya diturunkan oleh tiga orang pria dari mobil yang sebelumnya ditutupi dengan terpal dan dimasukkan ke dalam rumah.

Tiga pria yang menurunkan sejumlah bantuan tersebut yaitu satu berpakaian batik dan dua memakai kaos bertuliskan TAGANA Sulawesi Utara.

Pria berpakaian batik yang mengaku namanya Novi dari Dinas Sosial  menyebutkan kalau bantuan tersebut diturunkan di salah satu rumah di Malendeng Residen lantaran tempat tersebut adalah posko, meski tidak terpantau ada tulisan posko bencana yang bisa terlihat oleh masyarakat.

Menariknya, posko yang berdasarkan pengakuan Novi tersebut, sangat jauh dari wilayah Kota Manado yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

"Korban datang kemari, kalau torang salurkan dia pe bensin sapa mo tanggung. Stengah mati, bencana kan. Baru mo cari KTP, KK, yang bertanggung jawab," ujar Novi.  

"Posko ada di dalam," sambungnya.

Terpantau juga beberapa orang perempuan yang memakai batik sedang duduk di dalam rumah yang belum diketahui siapa pemiliknya.

Setelah menurunkan sebagian bantuan di rumah Malendeng Residen, tiga orang tersebut dengan kendaraan beranjak dari tempat tersebut.